Amut's Blog

Blog about musics, books, movies or other things which Amut are interested

Seventh Son, sebelas-dua-belas dengan The Sorcerer’s Apprentice nya Nicholas Cage

Satu lagi film fantasy adventure. Udah lupa kayanya terakhir nonton film jenis seperti ini. Ehm…wait….what about The Hobbit? Ehee…maksudnya film yang plotnya seperti ini. Dan seperti tipikal film genre ini yang tokoh utamanya tipe biasa-biasa saja, kemudian ketemu sang master, they are on the journey, battle the evil, and hola…you’re the next one.

Movie poster

Movie poster

Seventh Son yang based on book ini bercerita tentang Master Gregory yang punya dendam lama dengan Mother Malkin, the witch leader yang ayu, tapi kalau udah berubah bentuk jadi gak ayu lagi. Setelah mengurung sang ratu penyihir, Master Gregory berkelana mencari pemuda yang cocok menjadi apprentice nya. Setelah berkali-kali gagal, akhirnya Tom Ward lah yang menjadi sang murid. Tapi, waktu bagi Tom untuk mempelajari cara menaklukan dark magic hanya beberapa hari dimana yang normalnya butuh waktu 10 tahun. Master Gregory dan Tom berpacu dengan melo-…eh, dengan waktu setelah Mother Malkin meloloskan diri dari kurungannya. Belum lagi young witch cantik, Alice, yang ternyata adalah keponakan dari Mother Malkin yang membuat sang apprentice muda sedikit galau.

Julianne Moore as Mother Malkin

Julianne Moore as Mother Malkin

Ben Barnes dan Jeff Bridges sebagai Tom Ward dan Master Gregory

Ben Barnes dan Jeff Bridges sebagai Tom Ward dan Master Gregory

Alicia Vikander as Alice

Alicia Vikander as Alice

Sesuai dengan judul review ini yang sebelas-dua-belas dengan The Sorcerer’s Apprentice, film ini memang seperti itu. Bahkan kita sudah bisa menebak seperti apa ending nya bahkan saat film belum berjalan 1 jam. Satu-satunya yang bikin saya mantengin sampai habis karena bisa lihat akting Julianne Moore yang baru aja dapet nominasi Oscar untuk film ‘Still Alice’ dan bisa liat Ben Barnes lagi setelah dua film Narnia haha…

Dari segi sinematografi dan special effect sudah pasti keren. Kekurangannya dari pendalaman karakter dan juga plotnya yang terkesan terburu-buru. Saking terburu-burunya, saya sampai harus google soal para karakternya karena sama sekali tidak dijelaskan di filmnya. Yang sudah baca bukunya, mungkin tidak masalah. Tapi, buat yang belum baca seperti saya, sudah pasti akan bingung. Dari segi akting, yang senior-senior jangan ditanya lagi. Untuk yang muda-muda, Alicia Vikander yang berperan sebagai keponakan sang ratu penyihir menurut saya cocok dengan karakternya yang misterius, cantik dan keren mengayunkan pedang. Ben Barnes di beberapa scene rada missed, tapi kita lebih sibuk memperhatikan efek transformasi para penyihir menjadi bentuk mereka yang lain daripada mempermasalahkan itu.

Yang mengharapkan Seventh Son sekeren trailernya, sepertinya mesti sedikit kecewa. Satu lagi film yang lebih keren trailernya daripada filmnya. Habis nonton ini pun rasanya masih nanggung dan gak ada rasa plong bilang ini film keren. Tapi, kalau mencari film action dengan elemen fantasy adventure, film ini bisa jadi pilihan dengan catatan jangan berharap terlalu banyak.

Selamat nonton…

Nilai: 6.00/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 25, 2015 by in Movie, Review and tagged , , .
<script type="text/javascript">
var uid = '67830';
var wid = '125069';
</script>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.popcash.net/pop.js"></script>
%d bloggers like this: